Rangkaian Power Supply


Rangkaian Power Supply tentu berbeda dengan rangkaian peralatan penyusun elektronik lainnya. Dalam kotak yang biasanya terdapat konektor-konektor menuju beberapa komponen perangkat lainnya ini ternyata terdapat komponen-komponen penyusun dari power supply. Alat-alat penyusun elektronik seperti dioda, transistor, kapasitor, op-amp ternyata ditata sedemikian rupa untuk menjadikan peralatan baru yang dinakaman power supply. Dengan bantuan dari beberapa komponen tersebut, power supply dapat merubah arus bolak-balik (AC) dari sumber tegangan berupa tengangan listrik atau beterai menuju arus searah (DC) yang merupakan satu-satunya arus yang bisa digunakan dalam beberapa perangkat elektronik. Seiring berjalannya jaman, perkembangan pembuatan power supply atau catu daya ini semakin dibuat sekecil mungkinn agar dapat masuk pada peralatan elektronik dengan ukuran tertentu, misalnya pada CPU komputer dan dapat dengan mudah dibawa kemana saja.

Gambar Skema Rangkaian Power Supply

Kini, power supply tidak perlu dibentuk dari berbagai macam komponen pembentuknya seperti dulu. Sekarang, bentuk serta fungsi dari alat-alat serpti trafo, dioda, kapasitor dan lainnya digantikan dengan IC regulator yang tunggal dan tetap. Adanya IC regulator dengan beberapa tipe seperti seri 79xx atau 78xx engan tegangan yang positif, maka komponen pembentuk power supply yang baik sudah bisa diciptakan. Penggunaan dari power supply agar memiliki tegangan yang besar harus memerhatikan seberapa besar kapasitas trafo pada regulator yang digunakan. Pengaturan tegangan yang tidak tepat pada sistem trafo pada rangkaian power supply bisa mengakibatkan kerusakan pada alat ini. Aliran listrik yang dihasilkan tidaklah sebagus dengan tegangan yang semestinya. Untuk itu, jika ingin merubah tegangan power supply, beberapa komponen lainnya harus diubah pula pengaturannya. Dengan begitu, rangkaian pada power supply akan bekerja dengan baik dan dapat menghantarkan listrik arus searah dengan baik pada komponen lainnya yang terhubung dari konektor.

Cara kerja dari power supply atau catu daya ini hampir sama dengan rangkaian PLN menghantarkan listrik pad setiap district yang ada. Dari aliran dengan kapasitas yang besar pada sumber listrik, tentu tidak dapat langsung bisa digunakan para pelanggan listrik. Perlu adanya serangkaian rangkaian dari R1, R2, dan seterusnya dan C1, C2 dan seterusnya untuk mendapatkan aliarn listrik yang lebih ringan dan dapat digunakan oleh pelanggan. Tapi, ternyata beberapa peralatan elektronik masih ada yang belum sesuai dengan arus bolak-balik (AC) pada aliran listrik, sehingga digunakan rangkaian power supply atau catu daya agar komponen perangkat elektronik tersebut dapat berjalan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Zoemalang's community

ujung malang adalah Sebuah desa yang hilang terganti dengan ujung harapan

YoYo Games Blog Feed

Ujung malang adalah Sebuah desa yang hilang terganti dengan ujung harapan

Dealer Termurah

Menjual Segala Jenis Motor Baru Di Indonesia Cash Maupun Kredit

%d blogger menyukai ini: