Fungsi Power Supply Pada Dunia Elektronik


Fungsi Power Supply sebagai penghantar arus listrik kepada suatu komponen peralatan elektronik memang tidak diragukan lagi manfaatnya. Biasanya, power supply biasa ditemukan pada perangkat elektronik seperti komputer atau laptop. Bentuk dari power supply ini biasanya berbentuk kotak. Dimana dalam kotak tersebut terdapat beberapa kabel yang dapat mengubah arus bolak-balik (AC) kedapa arus searah (DC) yang kemudian langsung dihantarkan ke perangkat utama sebagai sumber energinya. Beberapa power supply memiliki berbagai macam kemampuan dalam mengelola energi listrik. Misalnya, untuk power supply dengan daya 9 watt tentu tidak bisa menerima kapasitas lebih. Jika ingin memiliki power supply dengan daya lebih tinggi agar energi listrik yang dihasilkan lebih tinggi, maka anda harus mengganti dengan jenis power supply lainnya. Dalam perangkat keras seperti komputer atau laptop, banyak komponen-komponen penyusunnya memerlukan enegi yang dihasilkan power supply, seperti motherboard dan hardisk.

Contoh Gambar Fungsi Power Supply

Dengan adanya power supply, komponen penyusun perangkat elektronik akan bekerja sebagaimana mestinya. Karena inilah, fungsi power supply sangat dibutuhkan untuk mendukung kinerja perangkat elektronik yang memerlukan tegangan listrik sebagai sumbernya. Mengetahui fungsi dari alat ini yang dapat mengubah arus dua arah menjadi arus searah dan menghantarkannya ke komponen lainnya dimulai dari saat tombol start pada suatu perangkat elektronik dinayalakan. Kemudian secara otomatis, power supply melalui konektor-konektornya akan mengolah tegangan yang masuk dan menghantarkan ke komponen lainnya. Ketika proses ini telah selesai, biasanya perangkat elektronik siap digunakan. Power supply sendiri terdiri dari beberapa konektor yang bekerja saling berhubungan antar komponen maupun dalam antar bagian alat ini.

Biasanya, setiap sambungan komponen lainnya memiliki satu konektor. Artinya, tidak ada satu konektor yang menghantarkan arus lebih dari satu jenis komponen. Contohnya, pada power supply pada komputer, penggunaan konektor jenis ATX sering digunakan pada motherboard, sedangkan konektor ATX 4 biasanya digunakan untuk prosessor. Bagi anda yang telah lama mendalami atau bekerja di bidang hardware seperti komputer, tentu bagian power supply tidaklah asing lagi bagi anda. Masing-masing konektor pada power supply yang dapat menghantarkan tegangan ke komponen lainnya ini jika mengalami gangguan akan berakibat pula pada komponen yang dihantarkan energi. Untuk itu, ketika perangkat penghantar energi ini rusak, berarti tidak ada yang dapat memasok energi untuk komponen lainnya. Dalam hal ini, tidak jarang beberapa perangkat elektronik mengalami kerusakan dalam hal fungsi power supply yang terganggu.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Zoemalang's community

ujung malang adalah Sebuah desa yang hilang terganti dengan ujung harapan

YoYo Games Blog Feed

Ujung malang adalah Sebuah desa yang hilang terganti dengan ujung harapan

Dealer Termurah

Menjual Segala Jenis Motor Baru Di Indonesia Cash Maupun Kredit

%d blogger menyukai ini: