Brainswashing atau mencuci otak


Brainswashing atau mencuci otak adalah sebuah tindakan yang dilakukan untuk mengubah perilaku, kebiasaan, bahkan ideologi seseorang. Orang yang melakukan pencucian otak suka memasukkan hal-hal baru secara perlahan-lahan kepada orang lain. Apa yang dimasukkan itu akhirnya dianggap sebagai pengetahuan baru yang benar yang akan mengganti pengetahuan lama yang dianggap telah kadaluwarsa atau tidak sesuai.
Barinswashing sebenarnya memiliki dua tujuan, pertama mengarahkan untuk menuju ke arah positif dan kedua ke arah negatif. Kali ini kita akan membahas tentang brainwashing yang membuat manusia jadi berlaku buruk di era modern seperti sekarang. Berikut ulasan selengkapnya.

1. Ponsel Pintar Mempermudah Hidup Kita

Premis di atas dipercaya oleh banyak orang di seluruh dunia, termasuk kita. Dengan memiliki ponsel pintar, maka manusia bisa melakukan apa saja dengan mudah. Misal melakukan pengecekan terhadap email, pekerjaan, dan hal krusial lainnya. Padahal antara kelebihan dan kekurangan, ponsel pintar justru memberikan dampak buruk yang sangat banyak. Ponsel pintar menyebabkan banyaknya kecelakaan di jalanan. Banyak sekali orang yang tidak berhati-hati di jalan lantaran sibuk dengan ponselnya. Selanjutnya adalah masalah tidur, orang yang terlalu addict dengan ponsel akan susah tidur, terlebih jika cahaya ponsel yang tajam mengenai mata. Selanjutnya adalah kurangnya perhatian saat diajak bicara, ponsel mematikan semua interaksi sosial secara langsung antara manusia ke manusia.

2. Islam Adalah Agama Para Teroris

Disadari atau pun tidak, sejak penyerangan Al-Qaeda di tahun 2001 silam, propaganda tentang Islam banyak diluncurkan oleh media dunia. Mereka mulai membuat sebuah kesimpulan (yang agak memaksa) dan menyatakan jika Islam adalah agama teroris. Banyaknya serangan terorisme yang dilakukan oleh milisi dan kelompok radikal Islam Seperti ISIS dan Boko Haram semakin mempermudah pencucian otak orang-orang di seluruh dunia. Islam adalah agama yang tak pernah mengajarkan apa yang namanya kekerasan. Lantas bagaimana mungkin agama ini adalah agama teroris? Propaganda ini terus menyebar hingga kebencian dan ketakutan terhadap Islam terus terpuruk dengan suburnya. Bahkan calon Presiden Amerika seperti Donald Trump melakukan diskriminasi terhadap Islam. Bahkan ia menganggap agama ini sangat berbahaya dan suka melakukan tindakan terorisme.

3. Sosial Media yang Suka Memberikan Propaganda

Sosial media memang memberikan banyak sekali kemudahan bagi kehidupan manusia. Namun, tak semua yang ada di sosial media akan memberikan pengaruh baik kepada banyak orang. Di tempat itu, propaganda banyak sekali disebar untuk membuat orang yang tak tahu apa-apa menjadi gampang percaya. Terlebih lagi jika mereka tidak terlalu bisa melakukan klarifikasi dengan mencari sumber terpercaya. Jika seseorang gampang percaya, maka ia akan dengan cepat dicuci otaknya. Misal seseorang membuat sebuah artikel tentang kelakuan buruk presiden. Dengan hanya membaca judul saja sudah bisa membuat mereka jadi ikut-ikutan membenci presiden. Terlebih jika pembuat artikel pindah bermain kata hingga membuat pembaca tertarik hanya dalam waktu yang singkat.

4. Dunia Pendidikan yang Disusupi Kepentingan Tertentu

ekolah adalah tempat yang paling tepat untuk memasukkan ideologi yang baru kepada anak-anak. Mereka akan percaya begitu saja dari apa yang disampaikan oleh guru. Di beberapa negara seperti Korea Utara, sekolah selalu mengajarkan mereka untuk membenci Amerika dan juga Korea Selatan. Ideologi ini ditanamkan sejak dini kepada anak-anak agar kelak saat dewasa kebencian itu akan semakin membesar.
Oh ya, masalah pencucian otak ini biasanya juga dimasukkan ke dalam pelajaran sejarah yang ada di sekolah. Pemerintah yang punya misi tertentu akan memberikan sisipan ideologi agar anak-anak percaya. Parahnya lagi sejarah yang asli digubah agar sesuai dengan apa yang dingin pemerintah. Ngeri banget kan?

5. Kelompok-kelompok Radikal di Berbagai Bidang

Kelompok radikal baik agama, suku, atau pun golongan juga kerap melakukan pencucian otak. Yang mereka lakukan adalah memberikan pandangan palsu dengan iming-iming akan mendapatkan surga. Misal mereka yang rela mengorbankan nyawa untuk apa saja meski hal itu adalah salah. Misal kasus-kasus bom bunuh diri yang marah di seluruh dunia. Selanjutnya adalah MLM, atau multi level marketing. Kelompok ini juga melakukan pencucian otak kepada banyak member. Mereka membuat banyak member terobsesi menjadi downline sebanyak-banyak. Bahkan mereka rela mengatakan banyak sekali kebohongan agar banyak orang berhasil direkrut. Dari apa yang diulang-ulang ini akhirnya banyak orang percaya dan ikut bergabung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mari kita bersama meningkatkan kesadaran kita - Mulailah berpikir cerdas, Kita semua beragama !!! Agama bukan identitas...jadikanlah agama untuk keluar dari kebodohan

Tulisan di blog ini mungkin sangat ngawur tapi mungkin juga benar. Merdekakan pikiran anda, sentuh hati nurani anda. Yang ada tinggal KASUNYATAN SEJATI

Zoemalang's community at www. zoemalang.wordpress.com

ujung malang adalah Sebuah desa yang hilang terganti dengan ujung harapan

YoYo Games Blog Feed

Tulisan di blog ini mungkin sangat ngawur tapi mungkin juga benar. Merdekakan pikiran anda, sentuh hati nurani anda. Yang ada tinggal KASUNYATAN SEJATI

Dealer Termurah

Menjual Segala Jenis Motor Baru Di Indonesia Cash Maupun Kredit

%d blogger menyukai ini: